Selasa, 28 Juli 2026 pukul 15:42 WIB
Harga barang ditulis dengan
K, 10K, 20K, 30K
Sejak kapan Rp jadi K…
Jawabannya adalah huruf "K" bukan pengganti "Rp" melainkan singkatan untuk "kilo" yang berarti seribu (1.000)
Jadi:
- 1K = 1.000
- 5K = 5.000
- 10K = 10.000
- 20K = 20.000
- 100K = 100.000
- 1.000K = 1.000.000 (1 juta)
Jika diterapkan pada rupiah:
- 10K = Rp. 10.000,-
- 20K = Rp. 20.000,-
- 30K = Rp. 30.000,-
Mengapa menggunakan "K"?
Huruf K berasal dari awalan metrik kilo-, yang dalam Sistem Internasional (SI) berarti 1.000. Contohnya:
- 1 kilogram = 1.000 gram
- 1 kilometer = 1.000 meter
- 1 kilobyte (secara desimal) = 1.000 byte
Dari konsep tersebut, dalam dunia bisnis, internet, game, media sosial, dan keuangan informal, K kemudian dipakai untuk menyatakan "ribu".
Sejak kapan digunakan?
Penggunaan K untuk angka ribuan sudah ada puluhan tahun, terutama di negara-negara berbahasa Inggris. Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan ini semakin meluas karena:
- media sosial (Instagram, TikTok, Facebook),
- marketplace,
- aplikasi e-commerce,
- game online,
- dan aplikasi keuangan.
Contohnya:
- 2K followers = 2.000 pengikut.
- Gaji 8K (dalam konteks tertentu) = 8.000 satuan mata uang yang sedang dibahas.
Apakah benar secara resmi?
Dalam penulisan resmi di Indonesia, sebaiknya tetap menggunakan:
- Rp. 10.000,-
- Rp. 20.000,-
- Rp. 1.500.000,-
Penulisan 10K, 20K, dan sebagainya lebih merupakan gaya penulisan informal untuk mempersingkat angka, bukan format baku menurut kaidah penulisan rupiah.
Jadi, jawaban untuk pertanyaan tersebut di atas adalah:
"Rp tidak berubah menjadi K." Huruf K adalah singkatan dari kilo (1.000). Jadi 10K berarti 10 × 1.000 = Rp. 10.000,- bukan karena K adalah singkatan dari "rupiah".
Penjelasan lebih lanjut dapat membaca Wikipedia, Kamus Bahasa, Google Search atau OpenAI/ChatGPT.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar